Welcome

Sabtu, 28 September 2013

Ulasan Wisata Kuliner

Pondok Ikan Gurame


27 September 2013,
Tepatnya dimana saya mengunjungi salah satu tempat makan yang berada di daerah kota depok yaitu di jalan KSU/Pemancar RRI No. 2 dengan nomer Telp : 77823267 – 77831702

Kesan pertama yang saya dapat yaitu tempat yang bagus dengan suasana pohon – pohon yang lumayan banyak dan area parkir yang cukup  luas  , tempat duduk yang berada seperti di saung – saung dan di bawah saung atau tempat duduk terdapat kolam ikan langsung , fasilitas yang hommy banget. Terdapat tv untuk karokean serta wifi. rumah makan ini sepertinya sangat di rekomendasikan banget untuk berkumpul keluarga ,temu kangen teman – teman lama, ulang tahun, arisan dll .

Berikut potret yang saya ambil ( suasana lokasi )


Untuk menu makanan sudah pasti sesuai dengan namanya yaitu ikan gurame . ada variasi untuk ukuran dan rasanya . ukuran nya ada yang kecil, sedang, dan besar kalau rasanya ada yang di bakar, goreng dll. Selain ikan gurame tersedia juga ikan bawal bakar  / goreng, cah kangkung, cumi ,udang ,bandeng , tahu/ tempe , lalapan/sambel , otak – otak dll
Dan menu minuman ada hot capucino, es teh , es kelapa, berbagai aneka jus buah, softdrinks, dll

Berilut menu yang saya pilih untuk di cicipin :


Harga yang di berikan juga cukup oke dari menu yang saya pilih untuk di cicipi yaitu:
1 hot capucino                    10.000
1 jus mangga                       12.500
1 es the manis                     5.000
2 nasi putih                         12.000
1 gurame bakar  sedang 80.000
Tahu +tempe                      5.000
1 sambel terasi                   5.000
Dan otak otak yang harga satuannya 3.500

Saya juga bertanya kesan -kesan kepada salah satu pengunjung disana yang katanya sudah 2 kali makan di pondok gurame ini . R mengatakan " Pemandangangan di sekitar enak, Makanan nya juga enak. cocok buat wisata kuliner untuk keluarga karena ada tempat karokenya "

Gimana ? dengan tempat dan fasilitas yang hommy banget , rasa makanan nya juga enak , dan harga yang oke rasanya puas untuk berkumpul bersama kawan dan keluarga J

Senin, 01 Juli 2013

masjid bersejarah di belahan dunia eropa

Sedikit menceritakan mengapa saya mengambil judul ini untuk di bahas lebih lanjut sebelumnya karena saya telah membaca sebuah buku (novel ) dengan judul 99 Cahaya langit di Eropa, dan amat sangat kebetulan mendapatkan tugas dari matakuliah softskill di kampus untuk mengangkat tema Rohani. Karena saya yang sangat takjub dengan tulisan tulisan di novel ini tentang islam terutama masjid -  masjid di belahan unia eropa maka saya mengambil judul ini .

1. Le Grande Mosquee de Paris,
Rasanya semua nya juga sudah mengenal kota paris sebagai Kota Romantis penuh cahaya , dibalik itu ternyata di pusat kota paris terdapat sebuah masjid bersejarah biasa di sebut masjid agung. Masjid ini di resmikan pada tanggal 15 Juli 1926 dan merupakan masjid pertama yang dibangun di Negara perancis masjid ini mempunyai dinding Dengan warna putih murni dan atap serta ubin biru-hijau, terdapat pula menara yang menjadikan pemandangan Masjid Agung Paris indah untuk dilihat.dibuat beton bertulang untuk memperkuat dan dilengkapi dengan mosaik-mosaik yang mengagumkan, ukiran kayu indah dan besi tempa dari Maroko. Didalamnya terdapat pula pemandian dari marmer Turki. pada dasarnya masjid ini dibangun dengan tujuan untuk mengenang para tentara muslim yang telah gugur saat berperang dalam perang dunia pertama. Dan masjid ini pernah menyelamatkan puluhan orang yahudi dari kejaran tentara Nazi jerman.



2. Masjid Kordoba atau Mezquita
Masjid yang saat ini menjadi sebuah Katedral adalah salah satu tempat peninggalan yang sangat bersejarah yang sudah di tetapkan oleh UNESCO pada tanggal 15 Desember 1994. Masjid itu pertama kali dibangun oleh Khalifah Muslim Abdurahman I pada tahun 787. Namun setelah beratus ratus tahun lamanya kini masjid yang bersejarah ini menjadi sebuah katedral.
Masjid Cordoba memiliki ruangan dalam untuk salat, berbentuk persegi panjang yang dikelilingi oleh lapangan terbuka. Pada saat pemerintahan Umayyah, Cordoba menjadi ibukota Spanyol di bawah pemerintahan khalifah Islam dan dikenal tidak ada tadingannya di Eropadalam hal kemajuan peradabannya. Beliau yang memulai pembangunan masjid yang ditopang 1293 pilar-pilar kayu berukir. 19 pintu berlapiskan perunggu juga dihiasi ukiran yang menakjubkan. Hiasan dindingnya diwarnai unsur flora dan inskripsi dari Al-Qur’an dalam bentuk ukiran kapur, kaca, marmer, dan mozaik emas. Panjang Mezquita Cordoba saat ini mencapai 175 meter dengan lebar 134 meter, dan tinggi 20 meter. Sebelum Penaklukan Kembali Spanyol pada tahun 1236, Masjid Cordoba mengalami 7 kali perluasan di bawah kekuasaan Islam.

Pada masanya, keagungan dan kehebatan Masjid ini mencerminkan kemakmuran dan kesejahteraan Andalusia. Kesemarakan Masjid ditandai dengan 4700 buah lampu yang menerangi Masjid saat malam hari, dan membutuhkan 11 ton minyak per tahun. Di masjid ini juga terdapat perpustakan yang menjadi ladang bagi orang-orang yang haus ilmu pengetahuan. Setiap tahun perpustakaan dikunjungi lebih dari 400.000 orang.
Di sinilah imam memimpin shalat kaum Muslim, menghadap kiblat. Pada masanya, masjid ini dapat memuat sepuluh ribu lebih kaum Muslim. Terdapat ukiran khas Arab dengan warna cerah pada dalam mihrab

Pilar Masjid Cordoba yang masih dipertahankan hingga sekarang khas dengan garis-garis merah di tiap lengkungannya. 

3. Hagia Sophia, Istanbul
Kebalikan dari cordoba, hagia Sophia adalah Sebuah masjid yang dahulu adalah sebuah gereja namun kini sudah tidak lagi menjadi tempat ibadah akan tetapi menjadi sebuah museum. Hagia Sophia merupakan sebuah gereja selama masa kekaisaran Bizantium Romawi. Namun Saat Konstantinopel ditaklukkan Sultan Mehmed II pada hari Selasa 27 Mei 1453 dan memasuki kota itu, Mehmed II turun dari kudanya dan bersujud syukur kepada Allah, lalu pergi ke Gereja Hagia Sophia dan memerintahkan mengubahnya menjadi masjid yang dikenal dengan Aya Sofia. Jumatnya langsung diubah menjadi masjid untuk salat Jumat.


Berbagai modifikasi terhadap bangunan segera dilakukan agar sesuai dengan corak dan gaya bangunan mesjid. Pada masa Mehmed II (1444-1446dan 1451-1481) dibuat menara di selatan. Selim II (1566-1574) membangun 2 menara dan mengubah bagian bangunan bercirikan gereja. Termasuk mengganti tanda salib yang terpampang pada puncak kubah dengan hiasan bulan sabit.Lantas selama hampir 500 tahun Hagia Sophia berfungsi sebagai mesjid . dan Pada tahun 1937, Mustafa Kemal Ataturk mengubah status Hagia Sophia menjadi Museum 


Refrensi :

for me

i'm a girl who dreamer, muslim,using headdress (hijab),i love allah, and one of the most important for my live are my parents and fams. i love them well so much, and hope you enjoy with this site ,thank you for visit my blog :)
Thank You